Saya. Kiki.
Perempuan yg akan mati dimakan akal sehat.
Sekian.
Tidak bisa.
Tidak bisa itu adalah ketika.
Ketika RASA sudah mati dikubur LOGIKA.
Dan perempuan ini. Hanya bisa berkata.
Turut Berduka Cita.
Dear Ibu,
Bu, perjuanganmu dahulu tidak sia-sia. Sekarang banyak kaum kita yang hebat. Mereka berjuang di jalan dan profesinya demi kebaikan kaum kita.
Tetapi sekarang banyak juga yang berjuang demi negri ini bu. Ya. Negri ini. Bukan hanya kaum kita. Hebat kan bu.
Tapi tetap saja masih banyak diskriminasi terhadap kaum kita. Masih banyak kekerasan dan pelecehan secara fisik maupun mental.
Selain itu. Maaf kutuliskan untukmu bu atas kaum kita yang beberapa membuat ibu kecewa.
Tapi saya yakin kaum kita akan semakin maju dan menginspirasi semua orang.
Terima kasih sekali lagi untuk perjuanganmu dulu.
Yg terinspirasi olehmu,
Kiki
I'll forget my diet tonight. I just gonna eat until I throw up.
*kemudian buka kulkas dan.........*
KOSONG!!
Huaaaaaaaaaa mamiiiiiiiiiiiiiii T_T