Jumat, 16 Juli 2021

16 July di tahun ke 35

Pandemik.

iya, sebuah kata yang ternyata menjadi mimpi buruk semua orang hari ini. satu tahun sudah wabah ini berkeliaran di seluruh dunia. 

Hari ini, begitu banyak berita duka dari kerabat. banyak orang terpapar sakit, sebagian bertahan tapi banyak juga yang menghembuskan nafas terakhirnya. 

Hari ini, semua orang berdoa bukan untuk kesehatan tapi sudah pada tahap mengemis pada Tuhan supaya tetap diberi kehidupan.

Hari ini, perkuburan saling berhimpit. Mobil pembawa Jenazah antri menunggu giliran.

Hari ini, semua orang berusaha agar tidak gila.

Hari ini, banyak berita duka dengan susulan kabar memilukan. karena tidak sedikit orang yang kehilangan tulang punggung keluarga disusul dengan kebingungan meneruskan hidup dengan banyak tanggungan.

Hari ini, 16 July di tahun ke 35 Tuhan masih memberikan kehidupan. Kemudahan mencari nafkah, dan hidup yang jauh dari kesusahan dibandingkan saudara-saudara yang terkena wabah.

 

Depok, 16 July 2021

dibawah bayangan wabah COVID-19

Minggu, 06 Juni 2021

Sebuah Procrastination

Rasanya sudah lama tidak singgah dan menulis di blog ini. Mungkin ini salah satu dari pelarian bahwa sebenarnya buka laptop hari ini dengan niat untuk belajar untuk ujian tanggal 10 nanti. Iya, menghindar, kabur, tapi ada suatu kekhawatiran.

Cerita Langit

Siang itu langit tersadar. Ada yang tidak sama dalam hidupnya.

Siang ini langit kosong. Tidak ada awan yang biasa mengisi hari-harinya.

Awan yang bejalan kesana kemari. Yang senang berubah bentuk. Kadang menjadi indah. Kadang murung menjadi abu. Kadang menghitam murka.

Siang ini, sore ini, hari ini awan tidak muncul.

Jumat, 17 Januari 2020

Hati Dalam Hujan Malam

Gemuruh hujan diluar menyisakan sedikit ruang dalam pikiran.

Tak disangka, saat ini ada malaikat kecil yg tertidur pulas dengan pose melintang semaunya dia disebelahku.

Tak disangka, begitu aku mencintainya dengan seluruh hatiku.

Tak disangka, bahkan jiwakupun akan kuberikan jika ia memintanya.

Tak disangka, aku akan lemah dan kuat secara bersamaan dalam menjalani sisa umurku ini.

Tak disangka, hanya pelukannya yang dapat mengobati semua luka dalam hidupku.

Tak disangka, malam akan sedamai ini berada di genggaman tangan kecilnya.

Aku mencintaimu, senjaku.

Kelapa gading, 17 Januari 2020

Jumat, 16 November 2018

Vegetarian by Han Kang

After finished reading this book, I could say that Han Kang is a genius writer. I found this book is not for everyone. A lot of disturbing, abusing and horror image. It started with a woman who stop eating meat because of her dream. And lead to another odd experience in her life and family. Especially her sister and brother in law.

The story is not simply as she became a vegetarian and stuff. But turn into deep dark story that leaving many question to think about.

Sabtu, 18 November 2017

Aku Pamit

Hari ini datang juga.
Hari dimana anakmu ini sudah bukan menjadi bebanmu.
Hari dimana kalian saling bekerja sama, yang satu menggenggam tangan lelaki yang engkau percayakan untuk anakmu, dan satu lagi menggandengku untuk didudukan disamping lelaki itu.
Hari dimana dosa-dosa anakmu ini sudah tidak lagi berada di pundakmu tapi ada di pundak lelaki yang kau genggam tangannya dan kau ucapkan "Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau..."

Rabu, 30 Agustus 2017

Hidup

Ada yang mengerti, ada pula yang tidak.
Ada yang bisa baca isi hati, ada pula yang buta aksara jiwa.
Ada yang terkoneksi intuisi, ada pula yang putus urat rasa.
Ada yang selalu hadir, ada pula yang mangkir.
Ada yang peduli, ada pula yang basi.

Hidup.

Selasa, 01 November 2016

Dan Setaun Kemudian

HAHAHAHA.. boleh donk ketawa dulu. serah lah blog2 gue kok. #paansik.

eh tapi lucu.. refer to postingan sebelumnya. gue bilang keep posting keep blogging. Pas baca lagi. JEDANG! udah setaun aja. Setahun lebih  4 hari mungkin 5 hari kalo kemarin itu tahun kabisat  (yahh dibahas) haha.

udah sih cuma mau nulis itu aja,
see you next year!
#lah

Selasa, 27 Oktober 2015

Harinya Blogger!

Selamat hari blogger nasional!!!

Keep posting, keep blogging.

Semoga blogger semua dilindungi dari godaan PATH yang terkutuk... Amin..

#bukapath
#scrool
#nahLoh 

x))))

Jumat, 25 September 2015

Jodi Picoult Part 1

Eh gw mau cerita bukunya Jodi Picoult yang akhir-akhir ini di baca. tapi gw mau mandi dulu.. mau basketan dulu..

hahaa


to be continue..

Mana Cerita Travelling?

Setahun ini memang ada beberapa kali traveling. Beberapa tempat cantik di indonesia dan negara-negara tetangga. Lalu mana ceritanya?

I will keep it for my self. hahahaha

Rasanya ko belom ada mood untuk cerita-cerita tentang jalan-jalan kemaren. Ya lagian juga ini bukan blog traveler :p and i am not a traveller anyway. Blog ini memang sampah juga kok. sampah kehidupan yang rela dibagi. halah.

Selasa, 04 Agustus 2015

Ketika BAPER Merusak Mimpi

Setelah tadi self-blog-walking halah... maksudnya baca-baca postingan blog yang sudah menjamur ini macam tisu-tisu bekas air mata di kolong ranjang. (BEKAS AIR MATA YA). #penegasan.
Gw baru sadar, bukan sadar karena empat postingan terakhir yang super BAPER (Bawa Perasaan) tapi sadar akan hidup yang selama ini dihabiskan energinya dengan terlalu banyak memikirkan dan terfokus dengan perasaan. Baik perasaan sendiri, perasaan orang, perasaan terhadap diri sendiri, atau pun perasaan terhadap orang, dan juga menjaga perasaan sendiri maupun menjaga perasaan orang. Nah kan, ada berapa tuh kata-kata perasaan di kalimat gw tadi.

Senin, 03 Agustus 2015

Ini bukan senin pertama 2015

Senin 3 Agustus 2015 12:02 siang.

Iya siang. Masih disini, bersama selimut yang memeluk erat semalam.



Senin, 29 Desember 2014

Minggu, 26 Oktober 2014

Perempuan Yang Bersyukur

Perempuan ini hendak mengucap syukur. Syukur kepada setiap napas semesta, bukan pada Tuhan. Karena pada Tuhan biarlah menjadi urusan dan rahasianya.

Perempuan ini bersyukur atas semua pahit yang dirasakan yang akhirnya bisa mengecap rasa manis, katanya.

Perempuan ini bersyukur atas segala hianat yang di telan bulat-bulat yang melahirkan setia sampai akhir hayat, katanya.

Perempuan ini bersyukur untuk setiap ingkar terucap yang pada akhirnya menjadi ikrar abadi, katanya.

Perempuan ini bersyukur atas setiap tatapan sayu dari hati yang retak yang pada akhirnya menjadi tatapan jendela hati abadi, katanya.



Iya. Katanya.


Selasa, 17 Juni 2014

Ini Jantung

Ini Jantung, ini daging berdenyut bukan batu, bukan baja. 
Ini jantung, ada otot dan saraf yang bisa merespon rasa. 
Ini jantung, darah mengalir di setiap sudutnya. 
Ini jantung, yang bisa menari disaat kulit asing tampan bersentuhan dengan kulit buruk ini. 
Ini jantung, yg ingin teriakannya didengar. 
Ini jantung, bisu tak bisa bicara. 
Ini jantung, dimana rasanya dilempar ke angkasa saat temannya si kuping mendengar “datang ya ke pernikahanku” dan diteruskan otot-otot serta saraf yang menimbulkan sensasi dada perih. 
Ini jantung, dimana ingin rasanya tidak berdenyut disaat terngiang dalam banyangan berkata “saya terima nikahnya….” dan yg disebutkan nama jantung lain. 
ini jantung, mencoba bertahan dengan sensasi terhempas tapi tidak merasakannya. 
Ini jantung, dimana darah mengalir dan mulai bercucuran rembes menyakiti organ lain. 
Ini jantung, dimana terukir satu nama. 
Ini jantung yang meratap mohon Tuhan menghentikan sensasi perihnya saat retak. 
Ini jantung, mencari jalan keluar untuk mencuat dan berhenti berteriak. 
Ini jantung, yg setiap hari berdoa untuk jantung yg berdetak untuk jantung yg lain bukan dirinya. 
Ini jantung, yang akan berhenti tapi tetap terukir satu nama. 
Ini jantung, lelah menari, lelah terbang, lelah memohon, lelah merasakan, lelah terlempar, lelah berdenyut, lelah bercucur, lelah meratap. 

Ini jantung.
ini berdenyut.
ini menggelepar.
ini luka.
ini sakit.



-Setiabudi, 20 Desember 2012.


Jumat, 30 Mei 2014

Yogyakarta - Because We Have Friend and Family (of Friends)

"Having people I love around me - friends and family - is great, but I don't necessarily need a relationship."
- Olga Kurylenko

Backpacking rasa flashpacking. Dimulai dengan niat untuk solo travelling ke Jogja. Jauh-jauh hari udah bikin rencana (walau cuma di angan-angan, belum berbentuk itinerary) buat travelling ke Jogja santai, jalan-jalan di kota yg penuh budaya menikmati dan menjelajahi kota itu sendirian, ya mungkin kalo beruntung papasan atau barengan sama bule ganteng yang lagi pelesiran juga. #gleg


Apa daya punya temen doyannya NGEKOR! apalagi soal travelling maunya ngikutttt mulukkkkk -__-
(siap-siap dibunuh kalo orang-orangnya baca). haha

Senin, 21 April 2014

Karena Hari Ini

Habis Gelap Terbitlah Terang.

Karena hari ini 21 April.

Demikian. Katanya.


Saya, dan Ujung Paling Barat Indonesia


Sabang, Pulau Weh, Banda Aceh.

Indonesia itu indah.
Ketika kaki ini diberi kesempatan untuk menginjakan kaki ke bagian paling barat Indonesia, senangnya ampun-ampunan :D.

Semua itinerary perjalanan di rancang oleh the master of jalan-jalan absurb, mba mel dan mba happy. *sungkem dulu ah*

Dimulai dengan perjalanan ke Banda Aceh terbang dengan pesawat lokal transit sebentar di Kualanamu Medan. Bandara baru di Medan yg oke punya.
Sesampainya di Banda Aceh kita dijemput oleh Bu Linda. Yg ternyata adalah wartawan radio RRI Banda Aceh. Darinya kita mendapat semua cerita tentang Tsunami dan GAM. Dan isu-isu yang ada di Aceh.

Minggu, 02 Februari 2014

Rumah Tuan Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer.

Sudah lama sekali nama itu terdengar di Bumi Indonesia. Seorang penulis satra yang di buang ke Buru.
Karyanya sudah beredar ke segala penjuru dunia. Pejuang satra Indonesia yg selain bukunya dibaca, juga dibakar oleh manusia-manusia tak berjiwa.

Jodoh. Jodoh itu datang ketika di perjalanan dari Cepu menuju Lasem, kemudian seorang teman berkata.
"Nanti kita akan lewat Blora, mau mampir di rumah Pramoedya??"